Sejarah BPM UWKS

Penjaminan mutu Universitas Wijaya Kusuma Surabaya saat ini diberi nama Badan Penjaminan Mutu (BPM) yang dahulu bernama Unit Penjaminan Mutu (UPM). Unit Penjaminan Mutu Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor Nomor Kep.16/UWKS/II/2006, tentang Pembentukan Kantor Unit Penjaminan Mutu. Selanjutnya berdasarkan Statuta 2013 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Unit Penjaminan Mutu disebut dengan Badan Penjaminan Mutu (BPM) dan Berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 150 Tahun 2014, satuan pelaksana penjaminan mutu tingkat universitas disebut Badan Penjaminan Mutu (BPM) dan pada tingkat fakultas atau program studi disebut Unit Penjaminan Mutu.

Sistem penjaminan mutu di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sebagai proses penetapkan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan perguruan tinggi yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Implementasi penjaminan mutu di lingkungan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dilaksanakan sesuai komitmen yang dilakukan oleh sivitas akademika, tenaga kependidikan, pimpinan Universitas, pimpinan Fakultas, pimpinan unit kerja, serta Yayasan.

Dalam rangka menindaklanjuti Permenristek Dikti Nomor 44 Tahun 2015, tentang Standar pendidikan Tinggi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Sejak tahun 2016 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya telah menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagaimana ditetapkan dengan Peraturan Rektor Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Nomor 157 tahun 2016, tentang Pengembangan dan Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Implementasi SPMI diawali dengan penetapan Standar Pendidikan Tinggi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Rektor Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Nomor 166 Tahun 2016 yang terdiri dari Standar Kelembagaan (9 standar), Standar Pendidikan (8 standar), Standar Penelitian (8 standar) dan Standar Pengabdian kepada Masyarakat (8 standar). Standar pendidikan tinggi dilanjutkan dengan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, Peningkatan (PPEPP).

Keputusan Rektor Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Nomor 168 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Audit Mutu Akademik Internal Implementasi SPMI Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap mutu dari penyelenggaraan pendidikan tinggi, maka Universitas Wijaya Kusuma Surabaya telah membangun dan memantapkan tata kelola yang bertujuan untuk meningkatkan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi dan dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini, telah menghasilkan perubahan dan peningkatan. Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pada tahun 2019 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya telah mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 sehingga memperoleh Sertifikat ISO 9001:2015 dari Lloyd’s Register dengan Certificate of Approval dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan dari UKAS Management Systems. Sertifikat ISO tersebut merupakan pengakuan dalam pelayanan di tingkat manajemen Rektorat yang mencakup pelayanan adminitrasi di Biro Administrasi Akademik, Biro Administrasi Umum, Biro Adminitrasi Kemahasiswaan dan Humas, Badan Perencanaan dan Pengembangan Pendidikan, Badan Penjaminan Mutu, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di lingkungan UWKS. Di samping itu UWKS juga telah melaksanakan pengembangan dan implementasi Sistem Penjaminan mutu Internal (SPMI) dan melaksanakan SPMI dengan manajemen PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dan telah menetapkan standar pendidikan dengan melampaui 24 standar yang telah ditetapkan dalam Standar DIKTI berdasarkan Permenristekdikti Nomor 44 tahun 2015, sehingga UWKS memilki 33 Standar.